Nerthus dan Baladia saling berpandangan. Mereka tidak mengerti kenapa semua hadiah iru justru datang dari keluarga Bath dan bukan dari Acavalati. Bukankah selama ini semua hadiah hanya akan mereka terima dari Acavalati. Dan untuk apa mereka kini datang untuk memberi hadiah.
Klan Sigyn tidak pernah punya perjanjian apapun dengan klan Bath, jadi sangat tidak mungkin jika para orang orang itu tiba tiba baik pada Klan rendahan seperti mereka ini.
Baladia sangat yakin jika pada saat ini ada maksud tertentu dari kedatangan mereka membawa hadiah. Baladia tidak tahu apa. Namun yang pasti pada saat ini dia sedang waspada tidak ingin jika sampai dia lengah.
Orang orang dari Klan atas itu sangat licik dan tidak bisa untuk di tebak. Dan Baladia tidak ingin masuk ke dalam perangkap yang telah dia buat.
Klan Siygn baru saja akan naik ke atas. Dia tidak akan membiarkan itu dengan begitu saja. Baladia tidak ingin jika usaha Arabella akan sia sia.
Akan Baladia pastikan kalau selama Arabella belum juga kembali. Maka yang akan terus dia jaga dan lindungi seluruh klan sigyn dan juga ibu dari Arabella.
Orang orang yang pada saat ini datang dan membawa banyak sekali barang mewah tidak akan mampu untuk membuat Baladia goyah meski hanya sedikit saja.
"Lalu dengan tujuan apa kalian datang kemari? Tidak mungkin karena kalian memberi kan semua barang ini dengan cuma cuma kan? Pasti ada hargai yang harus kami bayar untuk semua kemewahan ini? Apa kerja sama yang hendak kalian tawarkan?"
Baladia tetap membuat dirinya seakan akan sangat berwibawa. Dua orang yang berasal dari Bath itu tampak keren dan juga gagah. Tidak seperti dirinya yang justru terlihat kurus kering. Namun meski begitu, Baladia harus menunjukkan kalau orang orang Sigyn tidak akan pernah takut dengan siapapun termasuk juga orang yang berasal dari Klan yang jauh lebih tinggi.
Lihat saja. Baladia akan menghadapi mereka dengan baik.
"Kami kesini tidak untuk meminta imbalan atas apa yang kami berikan. Kami kesini hanya untuk memberi ini semua secara cuma cuma atas ucapan terimakasih karena Nona Arabella telah membuat Pangeran Aldric selamat. Anggap saja ini semua sebagai balas jasa sekaligus rasa persaudaraan. Mulai sekarang jika ada masalah. Jangan ragu untuk meminta bantuan pada kami. Sebagai seorang sahabat kita akan saling bantu. Mulai saat ini!" ungkapnya dengan begitu lantang.
Para orang orang itu hanya mengikuti apa yang di katakan oleh para raja mereka. Kalau mulai saat ini. Arabella adalah pahlawan bagi Klan Bath dan mereka punya keinginan untuk membalas Arabella suatu saat nanti.
"Arabella telah menjadi pahlawan bagi suku Bath? Bagaimana bisa? Memang apa yang sudah Ara lakukan? Maksudnya... aku tidak yakin jika pada saat ini Arabella punya cukup kemampuan untuk membuat Pangeran Aldric terhindar dari bahaya. Dapat kalian lihat sendiri bagaimana keadaan Klan kami. Tidak ada yang Istimewa. Jadi kalian pasti sudah salah. Bukan Arabella yang menyelamatkan Pangeran Aldric. Pasti orang lain!" ucap Nerthus dengan panik.
Berulang kali wanita itu terus meremas ujung ujung bajunya. Dia tidak akan siap jika menerima kenyataan Arabella kembali menggunakan kekuatan yang dia miliki.
Nerthus tidak ingin anak nya dalam bahaya hanya karena menunjukkan kekuatan yang dia punya.
Selama ini Nerthus mati matian membuat Arabella tidak pernah terlihat oleh dunia. Jika pada saat ini Arabella justru membuat Klan Bath mengirim kan banyak sekali hadiah. Itu sudah dapat di pastikan jika penyelamatan yang di lakukan oleh Arabella pasti sangat besar.
Semakin banyak yang kenal dengan Arabella, maka akan semakin banyak juga yang akan menyadari potensi yang dimiliki oleh Arabella. Mereka akan tahu jika Arabella bukanlah anak yang biasa.
Semua orang akan tahu jika Arabella adalah anak yang hebat. Dan Nerthus tidak mau kalau sampai hal itu akan terjadi. Usahanya untuk menyembunyikan Arabella dari dunia akan sia sia.
"Tentu saja... tentu saja kita akan memberi tahu kalian saat kami sedang butuh bantuan. Karena mulai sekarang kita adalah sahabat. Haha... Arabella kami memang sangat hebat. Dia bisa melakukan apa saja yang memang tidak semua penyihir lain bisa lakukan. Dan kami... sangat menerima baik hadiah yang kalian berikan. Jangan lupa katakan pada raja kalian kalau kami sangat suka dengan hadiah yang mereka kirim. Ucapkan terimakasih juga!"
Baladia buru buru menyela perkataan dari Nerthus yang dia nilai sangat tidak masuk akal.
Bagaimana bisa selama ini dia selalu saja merendahkan Arabella. Padahal sudah jelas jelas jika Arabella memang hebat.
Ada Klan atas yang merasa hutang budi dengan Klan kecil seperti mereka dan bahkan menawarkan persahabatan. Itu adalah hal yang sangat luar biasa. Dan tidak boleh di sia sia kan. Klan Sigyn harus mengambil kesempatan kali ini.
Seiring dengan berjalannya waktu, setelah Arabella berhasil masuk ke dalam Acavalati, cepat atau lambat, mereka harus berbaur dengan Klan atas. Namun Nerthus justru ingin membuang semua itu. Tentu saja Baladia tidak akan membiarkan itu.
Nerthus harus terbiasa. Kalau mulai sekarang mereka adalah Klan yang terpilih.
Mata Nerthus melotot, dia seakan tidak setuju dengan keputusan yang diambil Baladia dengan begitu saja.
"Baladia-"
"Nerthus!"
"Maaf... kalau untuk apa yang sudah di lakukan oleh Nona Arabella kami tidak tahu menahu. Kami hanya di tugaskan untuk mengantarkan ini. Dan seperti nya apa yang di lakukan oleh Nona Arabella adalah hal yang sangat penting sehingga Pangeran Aldric dan juga raja sendiri yang memerintah kan hal itu!" terang kedua pengawal itu dengan jelas.
***
"Baladia... ini tidak benar. Kita tidak bisa menerima semua ini kita harus mengembalikan semua ini. Kita harus menanyakan pada mereka dulu, apa yang sudah Arabella lakukan hingga kita pantas mendapat semua ini. Aku tidak bisa menerima dengan begitu saja Baladia!"
Bahkan setelah para pengawal dari Bath sudah pergi. Perdebatan antara Baladia dan Nerthus masih juga tidak dapat di bendung. Kedua orang itu masih teguh dengan pendirian masing masing.
Baladia kukuh untuk menerima sedangkan Nerthus ingin menolak. Tidak pernah ada titik terang antara kedua orang itu.
"Ck... meski pun memang benar tidak ada hal yang pantas untuk jadi alasan kita menerima ini. Namun pasti ada usaha keras yang di lakukan oleh Arabella sampai kita layak mendapatkan hadiah Nerthus. Jadi berhenti untuk meremehkan Arabella. Dan.... apa punya firasat!"
"Firasat? Firasat apa lagi? Jangan membuat aku takut Baladia! Aku tidak mau kalau sampai Arabella kenapa kenapa!"
"Aku rasa Pangeran Aldric menyukai Arabella!"