Freya sudah diliputi dengan kemarahan besar. Dia sudah tidak dapat membendung segala kebencian yang tumbuh subur di dalam hatinya. Bagi Putri Retori tersebut, sudah cukup selama ini dia diam dan membiarkan Arabella berusaha menunjukkan diri.
Bukannya mereka bahkan berasal dari klan yang tak selevel? Bagi Freya, haram hukumnya jika Arabella ingin jadi rival.
"Jangan bersembunyi di balik teman teman mu, Arabella. Keluar dan hadapi aku!" tantang Freya dengan wajah merah karena marah.
Hari ini juga Freya akan menyelesaikan masalahnya dengan Arabella. Hanya ada satu pilihan, Arabella yang mati atau dirinya yang tidak akan mampu melihat matahari bersinar besok pagi.
"Dia hendak membuat kekacauan lagi?" tanya Aldrich dengan senyum miring.
Seharusnya Aldrich faham, sebagaimana Freya puny