Pagi ini sangat cerah aroma masakan mama membangunkan indra penciumanku seketika aku bangun tersadar dari tidurku...
Namaku Alisa Putri Cahaya panggil saja Alisa aku duduk di bangku Sekolah Menengah Atas tepatnya kelas 11 IPA 2 aku cukup berprestasi di sekolah dan aktif di beberapa organisasi jadi wajar banyak siswa di sekolah yang mengenalku.
mama"saa ayo bangun sudah jam setengah 6 lo nanti kamu telat sekolahnya" teriakan mama dari dapur sambil membuatkan s**u untuk anak kesanyangannya... yaa siapa lagi kalau bukan aku anak kesayangannya
Alisa"iya ma ini sudah bangun" teriakku sambil mengangkat kaki dari ranjang dengan wajah lemas karna masih mengantuk. Tak ingin terlambat sekolah aku langsung mengambil tali rambut dan mengikat asal di rambutku aku segera mandi yang kebetulan kamar mandinya ada di sebelah kamarku
....
Seragam putih abu-abu kini sudah membungkus di badanku itu tandanya aku sudah siap ke sekolah. Aku menyisir rambut hitam sebahu yang kubiarkan terurai agar terlihat rapi menaburkan bedak bayi di bagian muka dan leher, menambahkan liptin warna merah muda di bibir. Aku memang dibilang cukup cantik tubuh mungil kulit putih alami hidung mancung pipi sedikit cabi menggemaskan lesung di pipi terlihat imut manis....
Ayah dan mama sudah berada di meja makan 3 menit yang lalu.Menanjakan patatnya di kursi makan sambil tersenyum manis dengan kedua lesung di pipi terlihat imut mengemaskan alisa"pagi ma pagi yah" sapaan hangat anak kesayangan dari pasangan deni dan anis.. mama tersenyum menanggapi sapaan putri kesayangnnya anis"pagi cantik" sambil menuangkaan teh hangat untuk suaminya. Deni"pagi sayang makan yang banyak ya" membalas sapaan alisa dengan senyuman yang khas dan tulus untuk anak kesayangannya
Ooh iya aku ini anak tunggal ayahku bernama deni prasetyo yang berprofesi sebagai polisi ayahku orangnya sangat tertib dan jujur aku sangat menginspirasikannya kalau mamaku namanya Anisa Rahayu yang berprofesi sebagai guru Sekolah Dasar dia mengajar disalah satu sekolah dasar yang ada komplek rumahku. Yaa ini lah keluarga kecilku
Setelah memakan nasi goreng super nikmat buatan mama aku langsung meminum s**u yang di buatkan mama sejak beberapa menit yang lalu memainkan ponsel berlayar tipis alisa"ma, yah alisa berangkat dulu ya abang ojolnya sudah di depan alisa harus berangkat awal karna mau jadi petugas upacara nanti" mencium tangan kedua orangtua nya deni"iyaa hati-hati ya" tersenyum bangga melihat putrinya berangkat mencari ilmu mama tersenyum melihat anaknya yang menggemaskan.
Alisa buru-buru kedepan karna gak enak kalau abang ojolnya harus nunggu membuka pintu melihat abang ojek online nya sudah menunggu di depan pagar alisa langsung menghampirinya Ojol"neng alisa yaa" duduk di motor matic yang mesinnya belom nyala Alisa"iya bang yuk langsung ke SMA nusa ya" ojol"ini neng pakai helmnya" memberikan alisa helm hijau yang biasa untuk penumpangnya lalu menyalakan mesin motor maticnya alisa"trimakasih yuk bang" menanjakan bokongnya ke jok belakang motor metic abang ojol..
Setelah 15 menit motor metic yang dikendarai abang ojol dan alisa berhenti tepat di depan gerbang sekolah alisa turun dari motor melepas helmnya mengembalikan kepada yang punya helm lalu memberikan selembar uang 10.000 alisa"ini bang ongkosnya" ojol"makasih ya neng" menerima helm dan ongkos yang di beri penumpangnya alisa"sama-sma" sampai di depan gerbang sekolah dia langsung buru-buru ke ruang osis untuk bersiap-siap menyiapkan keperluan pelaksanaan upaca karna alisa akan menjadi pembawa bendera paskibra di upacara nanti
"ALISAAA" Teriak seseorang di parkiran motor tak lain itu adalah suara Molyna yasmine biasa anak-anak manggilnya Moly orangnya cerewet dan tergila gila dengan boyband Kpop.. dia sahabatku moly sangat dekat dengan keluargaku aku dan moly berteman sejak duduk di sekolah dasar mamaku dan mamanya moly adalah teman dekat mereka sama-sama berprofesi sebagai guru SD dan mengajar di tempat yang sama mangkannya kami sering menghabiskan waktu bersama-sama.. aku menoleh ke arah parkiran melihat moly turun dari motor aku langsung menghampirinya alisa"langsung ke ruang osis yuk pasti kita sudah di tungguin" moly melepas helmnya menata rambut panjangnya yang orat-arit kena angin di perjalanan moly"eeh tapi kita naruh tas ke kelas dulu" alisa"ooh iyaa lupa kan kita kesekolah bawah tas ya" menepuk keningnya dengan tangan kanan.. moly"duh kasihan banget sih masih mudah udah pikun" gurauan itu membuat alisa dan moly tertawa lepas karna mereka memang suka lelucon..
Alisa dan moly berjalan menuju kelas hanya untuk menaruh tas setelah itu mereka langsung ke ruang osis yang memang tidak jauh dari kelasnya.. sampai di ruang osis semua panitia petugas upacara masing-masing sibuk Mempersiapkan dirinya untuk tampil karna pastinya ingin menapilkan yang terbaik untuk pelaksanan upacara yang akan di laksanakan beberapa menit kedepan moly"wiiidiiihh udah pada siap semua nih pada berangkat jam berapa nih pasti semalaman gk bisa tudur ya" moly tertawa karna melihat rekan-rekan yang lain mukanya pada gugup
"ya'ellaah bilang aja kalo lo yang gugup karna sering bolos latihan" kata ani teman sekelasnya
Moly"siapa bilang gue gugup eehh gini-gini gue tuh sering latian sendiri di rumah"
Arif"Latian apa lo mol latian pencak silat"
"Hahahahhahaha" semua anggota osis tertawa
Raka si ketua osis menggerutkan jidat melipat kedua tangan di d**a raka"Heh sudah-sudah jangan berisik sekarang bersiap-siap memasuki lapangan semua"
Di lapangan seluruh siswa-siswi sma nusa sudah menata barisan di bantu pak boni guru olahraga dan pak jaka seorang Tata usaha...
Sementara ada beberapa anak yang masih jajan di kantin tak lain adalah si panglima tempur anak kelas 11 IPA 3 siapa lagi kalau bukan Rama, miko, gio, haris, Rafael, dan aqwam keenam siswa sma nusa yang sering masuk BK karna ketauan bolos. Mereka memang jarang masuk kelas hampir setiap hari tidak pernah mengikuti pelajaran
Aqwam"Mabar yok mumpung masih pagi"
Mico "kuyy" mengambil ponsel berlayar tipis di saku celana
Haris"sepi amat sih kantin nih orang-orang pada puasa semua apa ya"
"Dasar si otak babi gk tau apa di lapangan noh ada upacara" kali ini gio yang bicara
Rama"eeh kalau gitu kita gk perlu susah payah bolos pelajaran bu fatmah" yang kebetulan jam pertama memang jadwalnya bu fatmah mengajar fisika
Rafael"bener juga tuh kalau kita bolos pasti di cari in sampek ketemu dan terpaksa deh masuk kelas"
"Hiii ngeri banget ya di pikir otak kita nyambung apa sama rumus fisika" ucap mico yang tangannya asik memainkan game di ponsel tipisnya dengan lincah
Aqwam "yauda broo mari kita berkelana"
Rama"yoooki"
Sementara di lapangan seluruh siswa, guru-guru dan staf sudah bersiap-siap untuk pelaksanaan upacara
Petugas upacara memasuki lapangan alisa terlihat santai dan sudah terbiasa karna dia memang anggota paskibra membawa bendera merah putih yang terlipat persegi di tangannya.
Pak burhan wakil kelas 11 IPA 3 merasa ada yang kurang dia mengingat kalau ke enam anak didiknya tidak kelihatan di lapangan.. segera mencari di beberapa tempat biasa mereka terciduk bolos. Melihat di kantin ada anak yang berleha-leha tiduran di bangku kantin mengerutkan kening melipat kedua tangan di d**a burhan"di sini rupanya kalian sembunyi"