Sudah tiga hari lamanya mereka bersembunyi di dalam sana. Mereka juga merasakan bahwa bencana tidak lagi mengguncang selama dua hari terakhir. Kali ini mereka memutuskan untuk keluar dan melihat apa yang terjadi di luar sana.
Mereka kini bergerak ke arah pintu gerbang. Dave membuka pintu gerbang tersebut dengan sebuah tombol. Pintu yang terbuat dari besi tersebut akhirnya membuka.
Udara dari luar langsung masuk ke dalam. Namun udaranya sangat tidak ramah di rongga hidung. Mereka mulai melangkah kaki keluar. Sejauh mata memandang, hanya terlihat hamparan puing-puing bangunan yang menyatu dengan tanah. Tidak ada lagi gedung pencakar langit yang berdiri kokoh. Tidak ada pepohonan yang rindang yang tertanam di pinggiran jalan. Tidak ada bangunan perumahan. Dan tidak ada pula fasilitas lain