"Meow … meow … Nana tidak suka monster yang menyeramkan!"
Sebuah bumerang kembali meleset dari tangan makhluk kecil itu dan menghantam ke arah Devina. Beruntung wanita itu berhasil menghindar.
"Ehehee…" Makhluk kecil itu malah tertawa. Namun suaranya terdengar begitu menggemaskan. "Langit, awan, rumput, dan buah beri!" Kembali ia menyerang dengan sihirnya.
Rafaela mencoba mengendalikannya. "Nana, hentikan!"
"Hiss…! Aku akan marah jika kau menusukku lagi!" ujarnya saat senjata bumerangnya mengenai tubuhnya sendiri. "Jangan ganggu aku!" Nana melontarkan bumerangnya kembali.
"Eugh!" Rafaela mencoba menahan bumerang yang terus menyerbunya.
"Nana! Ini aku, Rafaela!" teriak wanita berambut pirang tersebut.
"Rafaela?" Makhluk kecil itu mulai menghentikan aksinya. "Rafaela? Benarkah i