Acara syukuran setelah Agal pulih ternyata jadi dilaksanakan, Bunda Lily sengaja menyembelih seekor sapi besar agar sanak-saudara bisa datang untuk kumpul keluarga.
Sudah banyak menu makanan yang tersedia, bahkan Bunda sengaja membuat tenda kecil agar yang baru datang bisa duduk juga di depan.
Nana membantu Agal untuk berjalan karena sudah lama di tempat tidur tentu saja membuat Agal masih terlalu kaku untuk berjalan.
Ajon yang biasanya diam saja hari ini malah menjadi tempat curhatnya bapak-bapak. Ada Jendral mereka yang sangat meminta maaf dan merasa bersyukur Agal sudah kembali bersama keluarganya.
Luka-luka Agal memang belum sembuh sepenuhnya tetapi sudah lebih dari baik untuk memulai hari baru.
"Na, tunggu dulu. Sendal saya keinjek sama kamu," protes Agal melihat sendalnya meman