Bab 8
Persidangan berjalan lancar karna adanya bukti kdrt yg di alami Airy rumah meraka harus di jual dan harus di bagi karna itu merupakan harta bersama dan mobil yg ada adalah milik Airy karna mobil itu di beli sebelum Airy menikah dengan Reyhan sedangkan mobil Reyhan sudah di jual untuk berjudi, genap 1 bulan Airy resmi menjadi janda tanpa anak dan dia hidup sendiri di sebuah apartemen dan sepulang dari pengadilan dia pergi ke rumah orangtuanya
"Apaaaaaa????apa yg barusan kau katakan?" Tanya papa kepada Airy dengan mama yg duduk di sebelah papa sambil menenangkan "tenang dulu pa biar anak kita bercerita dulu..pasti dia puny alasan paaa.." kata mamanya
Airy hanya bisa menunduk dan merasa bersalah "aku dan mas Reyhan berpisah pah." Kata Airy "kenapa kamu tidak membicarakan ini dengan kami dulu nak?kami ini orang tuamu jangan mentang2 kamu sudah dewasa jadi tidak mau berunding dengan kami" kata mama halus " maafkan Airy maahh" jawab Airy sambil menangis dan akhirnya Airy menceritakan apa yg terjadi selama 2 tahun ini dia alami dan itu membuat kedua orang tuanya shock dan memeluk Airy sambil berkata "maafkan mama dan papa nak yg tak tau bagaimana keadaanmu,,pulang lahh nak jika memang kau sudah tak bersamanya lagi kembalilah tinggal di sini bersama kami" kata papa Airy"maaf pa Airy sudah menyewa sebuah apartemen yg dekat dengan tempat kerja Airy pah" "baiklah jika itu maumu sering2 lah pulang kesini nak karna bagaimanapun kau adalah putriku..putri kesayangan ku"ucap papa sambil memelukku.
Setelah makan malam aku berpamitan kepada orang tuaku dan berjanji weekend ini akan menginap di sini dan aku mengendarai Honda jazz ku kembali ke apartemen ku saat akan beristirahat tiba2 ada sebuah pesan masuk "rumah sedang proses penjualan aku akan mengirimkan semua uangnya padamu tolong separuhnya berikan kepada papa sebagai tanda maafku karna telah membuat beliau merugi" begitulah isi pesan dari mas Reyhan tak ku balas dan aku langsung pergi tidur.
Pagi pun tiba seperti biasa Airy harus bersiap ke kantor dan dia berjanji akan berjumpa dengan Melisa di basement karna hari ini mereka akan berangkat dengan menggunakan mobil milik Airy dan mereka berjanji akan makan malam bersama setelah pulang kantor nanti dan Airy ingat kata-kata Melisa saat di kantor kemarin siang "setatus jandamu harus di rayain Ry..."kata Melisa kemarin "mana ada sih mel orang yg bahagia setelah perceraian?"kata Airy "lah kamu emang gak bahagia lepas dari benalu kayak Reyhan?" kata melisa "terserah anda ibu Melisa ambarwati..."pungkas Airy sambil geleng-geleng kepala dan berlalu.
Saat Airy tiba di basement dia mendapat pesan dari Melisa bahwa dia akan menunggu di loby saja dengan alasan takut jika meunggu di basement sendirian dan pesan itu tak di tanggapi Airy dan dia langsung menjalankan mobil ke depan lobi menjemput Melisa.
Setelah tiba di kantor mereka langsung sibuk dengan pekerjaan masing-masing sampai tiba-tiba sekertaris direktur datang ke ruangan para manager dan meminta di adakan meeting dadakan sekarang juga.
saat menuju ruang meeting Melisa menyenggolku "ada apa nih tiba2 meeting mendadak" "nggak tau tuh tumben banget si bos"jawabku
Setelah seluruh manager dan para supervisor yg keseluruhan berjumlah 15orang berkumpul di ruang meeting pimpinan cabang atau biasa kita sebut branch manager (BM) membuka suara "selamat siang rekan2 manager semua.."sapa BM kami dengan tegas "siang pak.." jawab para manager dengan bersamaan termasuk aku dan Melisa "saya mengumpulkan anda semua di sini karna akan memberikan kabar bahwa pimpinan pusat baru saja menelpon saya..."buka pak Andreas BM kami "Beliau memberi kabar bahwa saya harus sesegera mungkin berangkat untuk pindah untuk memimpin cabang baru di luar pulau jawa..."kata pak Andreas memberi jeda "oleh sebab itu mulai hari senin depan BM baru akan tiba di sini dan selama 3 hari akan mendampingi saya untuk serah terima jabatan dan perkenalan dengan rekan2 semuanya..."kata beliau meneruskan "oleh sebab itu sebelum saya pindah ke cabang yg baru saya mohon untuk rekan2 semuanya menyelesaikan deadline untuk bulan ini" kata pak Andreas aku mendapat colekan dari melisa yg menandakan bahwa kami akan sering lembur di 2 minggu terakhir bulan ini