Devandra juga yang melihat bunda dan ayahnya baru datang dengan ekspresi wajah khawatir merasa bersedih juga, namun Devandra berusaha terlihat baik-baik saja meskipun tubuhnya masih sangat merasa kesakitan.
“Devandra kamu kenapa nak?!” ucap bunda Devandra sambil mengelus kepala Devandra.
“Devandra gapapa kok bund!” jawab Devandra sambil tersenyum.
“Gimana ceritanya kamu bisa kecelakaan gini!” ucap bunda Devandra.
“Panjang bund ceritanya!” papar Devandra.
Lavina yang hanya melihat saja ibu dan anak itu membicarakan sesuatu, sampai akhirnya bunda Devandra menanyai Lavina dan berkenalan dengan Lavina.
“Saya Lavina tante! Temen Devandra semasa kuliah!” kata Lavina sambil bersalaman dengan bunda Devandra.
“Oh kamu temen kuliahnya ya!” ulang bunda Lavina.
“Iya tante!” ucap Lavina.
“Jadi