“Ah apan bohong aja nih! Orang gak ada juga!” ucap Garvi.
“Dih itu liat baik-baik coba mangkaya! Gua ga bohong!” ucap Aurora santai.
“hih bohong! Mana-mana coba kalo emang ada!” ujar Garvi sambil mendekatkan wajah ke Aurora.
Aurora yang melihatkan wajah Garvi di dekatnya membuatnya menampar Garvi dengan lembut untuk menjauhkam wajah Garvi.
“Ih sakit! Kok malah di tampar!” protes Garvi.
“Lah ya lu lagian ngapain mukanya deket-deket!” papar Aurora tak terima di salahkan.
“Ya kan suruh nunjukin di bagian yang mana yang keriput!” papar Garvi.
“Ya kan bisa gak usah deket-deket! Lagian tadi cuman bercanda huh!” jawab Aurora.
“Ya emang sengaja wek! Biar lu kesel!” gumam Garvi.
“Wah di ajarin siapa kayak gitu tuh!” papar Aurora.
“Belajar sendiri lah!” ujar Garvi.
“Btw kamu mau makan apa