Di saat Aurora dan Kayra sibuk menata memasak kemudian menata makan di meja makan, di sisi lain ada Garvi dan Manendra yang asik mengobrol sambil bercanda meledak satu sama lain, karena Garvi haus, Garvi pergi ke dapur sebentar untuk mengambil minum, dari pintu dapur, Garvi melihat Kayra dan Aurora yang sangat akur dan bergumam dalam hatinya.
“Gimana bisa itu orang, sama papih, mamih gua akur banget, giliran sama gua astagfirullah banget,” batin Garvi.
“Pinter banget ini orang cari muka, giliran sama gua ga ada tuh sikapnya manis-manisnya, malah kayak musuh banget,” sambungnya lagi.
Entah mengapa hati Garvi merasa kesal melihat Aurora yang begitu akrab dengan mamihnya bisa bersikap semanis itu dengan mamihnya tapi giliran kepadanya menjadi seseorang yang sangat berbeda, sedangkan dia ba