"Argh! anjir lu, Jamal. Lo kalau mau berantem sama gue bilang. Masa gue udah mau mencapai finish tiba-tiba lo bunuh gue?" ucap Ichi saat dia bermain game dengan Virzha. Gadis itu memang dari tadi sudah berada di samping pemuda itu itu yang hanya melongo seperti orang kekurangan oksigen. Ya, untung saja pria itu masih bisa bernafas dengan baik sehingga Ichi tidak usah melihat sakaratul maut secara live pada pemuda itu.
"Ya anak g****k. Lo sama gue kan musuhan ya tentu aja lah gue bunuh lo kalau misalnya lu udah mengancam keselamatan gue." Virzha tak kalah untuk berdebat dengan adik kelasnya yang kurang ajar itu.
"Ya ini masalahnya gue udah mau finish. Lo emang setega itu yang sama perempuan gue enggak menyangka kalau lo memang sejahat itu sama gue. Lo ingat nggak dulu siapa yang beliin