"Kematian orangtua lo. Lo harus tau siapa dalangnya," ucap Saka dengan nada datar. Anna yang mendengarnya hanya menghela nafas.
"Lo kayaknya udah diperbudak ya sama dia? Sampai-sampai lo daritadi membela dia aja," tukas Anna.
"Sama sekali nggak. Kenapa lo berpikir gitu?"
"Ya karena dari tadi omongan lo seputar tentang dia terus menerus dan itu buat gue risih. Lo selalu memandang dari sisi dia tapi lu nggak pernah ngerti sisi gue karena lo laki-laki. Lo bisa melakukan apa saja yang lu mau tanpa harus memikirkan bagaimana opini publik terhadap lo karena memang laki-laki di atas perempuan jika mengambil sudut pandang masing-masing orang. Lalu lo dari tadi memikirkan tentang Noel terus menerus enggak mengerti tentang gue lalu gue harus gimana? Gue sama sekali enggak mau mendengarkan apa