Kini Anna dan Virzha saling duduk menghadap satu sama lain. Mereka sedang menyelesaikan makanannya dan kini keduanya mengelap mulut mereka dengan tisu. Anna menahan laparnya sedari tadi dan ketika Virzha mengajak dirinya makan, ia tanpa banyak pikir langsung menyetujui ucapan pemuda itu. Ia bahkan memesan banyak makanan karena memang dia sangat lapar sekali. Anna tidak peduli pada pandangan orang-orang karena jika dia lapar dia tidak akan peduli pada sekitar. Yang penting dia bisa makan dan tidak merasa lapar karena takut dipandang aneh pada orang di sekitarnya.
Contohnya saja seperti sekarang ini. Gadis itu sudah makan nasi goreng yang ke-3 kalinya. Virzha hanya bisa melongo karena dia sama sekali tidak tahu kalau pacarnya ini benar-benar sangat kelaparan. Ia bahkan bolak-balik memesan m