Anna merasakan kalut luar biasa ketika dia melihat wajah pucat Virzha. Ingatan itu kembali seiring dengan rasa sesak di dadanya. Anna memiliki penyakit asma sehingga membuatnya kini harus berada di dalam ruangan yang ditemani oleh salah satu guru. Ia pingsan kemudian langsung dibawa ke ruangan untuk diperiksa. Dan benar saja bahwa dirinya merasakan sesak yang luar biasa itu akibat juga trauma yang berhasil membuatnya setengah mati tidak bisa bernapas dengan baik.
Dan sekarang yang Anna lakukan adalah tetap berbaring di ranjang rumah sakit dengan menatap langit-langit ruangannya. Ia menangis sembari berdoa kepada Tuhan supaya Tuhan tidak mengambil orang yang dicintai lagi untuk ke sekian kalinya. Ia benar-benar tidak akan sanggup jika harus kehilangan kembali. Bagaimanapun dia menginginka