Dalam perjalanan dua malam silam dengan mobil hitam yang melaju cukup pelan, Niko bercerita tentang masa remajanya. Ini karena beberapa hari lalu keduanya telah banyak berbincang mengenai Bima dan rumah pertama dari keluarga Niko di sana. Kak Niko membongkar rahasia diri yang selalu ingin ditutupi. Tak bisa dinilai layak jika tidak ada sedikit saja hikmah atau manfaat yang didapat. Ia dulu seorang anak yang terkadang juga dibuli oleh teman baru di sekolah. Namun sayangnya, Niko itu lebih sering tertekan sebab perilaku sang Ayah sendiri yang kelewatan. Sudah terlalu lama kak Niko bertahan secara bertahap, mengikis dan menghapuskan masa kelam yang tumbuh di dalam garis keturunan keluarga berada sejak zaman kakek-kakeknya. Kuping si Remaja sering berdarah karena kepala pernah dipukul dengan m