Joy sedang bercakap dengan Ratna dan Bu Mega. Mereka berdua baru saja dapat pujian. Baru hari kedua penayangan film pendek, tim mereka sudah dapat antusiasme tinggi. Jumlah penonton, tanda suka, dan komentar positif juga lebih banyak dari yang lain.
Bu Mega tidak bisa berlama-lama, beliau berlalu setelah dapat panggilan telepon dari atasan. Sementara Joy dan Ratna langsung sibuk mengecek komentar di akun Yitube official BR. Keduanya berjalan keluar dari lobi kantor. Belum sampai depan pintu, tiba-tiba kerah kemeja Joy ditarik dari belakang. Gadis itu nyaris terjungkal, untung masih sigap menyeimbangkan tubuh.
"Bener, lo Joy?!" Suara orang tidak dikenal itu meninggi. Bola matanya menyorot tajam. Terlihat kobaran amarah di balik dua mata tersebut. Joy hanya mengangguk singkat. Membenarka