"Kau-sungguh-keterlaluan!"
Dami berseru kepada ponselnya. Namun orang yang ia telepon di seberang sana malah tergelak.
"Haha! Ayolah, Dami! Itu akan seru!"
"Apanya yang seru?! Kau sudah mengacau, tahu!"
Dami benar-benar tidak habis pikir. Ketika ia sedang uring-uringan memikirkan persoalan pasangan, kekacauan ini malah terjadi. Awalnya ia berencana akan datang bersama Jadrian, tapi Lexa mencium rencananya. Dan tadi, tahu-tahu saja Lexa meneleponnya, menghinanya karena telah menerima Victor sebagai pasangan. Tentu saja ia sangat kaget. Sebab ia sama sekali tidak berkomunikasi dengan Victor sejak kemarin.
"Kau mengaku akan pergi bersamaku! Kau sungguh keterlaluan!"
"Ayolah, aku tahu kau belum mendapat pasangan. Dan hanya aku yang mau bersamamu, Dami," Victor benar-benar menganggap rem