Jadrian kembali ke rumah Sullivan pada tengah malam. Dan sesuai dengan permintaannya, ia dapat masuk tanpa hambatan sama sekali. Andrew Sullivan pasti lah telah memastikan jika ia bebas masuk kapan saja.
Jadrian memasuki rumah tanpa membuat keributan. Ia melewati para petugas keamanan lalu langsung menuju ke ruang bawah tanah di mana Alice dikurung.
Di bawah sana, ada lima orang petugas yang berjaga-jaga. Mereka semua terkejut dengan kehadiran Jadrian yang tanpa membuat suara, tahu-tahu saja ia sudah berdiri di depan kandang dinding kaca itu yang sudah dilapisi tirai beludru merah marun. Sekali lagi Andrew Sullivan menuruti permintaannya.
"Buka pintunya," kata Jadrian kepada petugas yang menjaga sistem pintu.
Si petugas mengangguk gugup, memandang ngeri sekaligus gugup kepada Jadrian.