“Bagaimana kalau Mas Ilham menikah lagi?” Pertanyaan itu membuat Ilham langsung terkejut dan kaku.
Entah apa yang dipikirkan Dela sampai bertanya seperti itu, “maksud kamu gimana?” Ilham lantas balik bertanya.
Jangan tanya bagaimana perasaan Ilham sekarang. Terlepas dari bagaimana masa lalu Dela, dan seberapa sering penolakan yang selalu Dela lakukan, Ilham tak pernah berpikir untuk menduakan istrinya.
Bagi Ilham seburuk apapun masa lalu Dela, itu adalah sesuatu yang sudah lewat. Kini yang harus mereka jalani adalah masa kini untuk menempuh masa depan tanpa bayang-bayang masa lalu. Itulah yang Ilham inginkan.
Tapi rupanya istrinya ini malah berpikir aneh, entah apa isi di kepalanya sekarang.
“Aku ingin kamu menikah lagi Mas.” Sekali lagi Dela mengucapkan kalimat itu. Namun bukan d