Sesampainya di rumah keadaan rumah memang selalu sepi karena tidak adanya pembantu dan juga sopir. Hanya ada satpam yang berprofesi sebagai tukang kebun juga di rumah Ilham.
Ilham membuka pintu rumah dan di sana sudah terlihat istrinya menunggu di sofa ruang TV. Kemudian ia menghampirinya dan mengecup keningnya.
“Sayang, maaf ya tadi langsung pergi gitu aja,” ujar Ilham.
“Ya mas ga papa. Memangnya pergi ke mana Kok buru-buru gitu sampai nggak sarapan dulu?” tanya Dela dengan raut wajah sedikit kecewa namun masih sangat lembut terdengar dari suaranya.
“Tadi aku ada urusan sama klien kantor, harus pagi-pagi banget soalnya dia mau ada meeting juga nanti. jadi kerjaan harus segera selesai hari ini makanya langsung pergi tadi,” jelas Ilham membohongi istrinya namun untuk kebaikan istrinya j