Jam tangan ku menunjukkan pukul 01:30 malam.
Tak terasa kopi yang ku seduh tadi sudah terasa dingin,mata yang mulai redup aku bersiap untuk kembali ke kamar ku,pergi untuk tidur.
Bunyi alarm ku terus berdering itu menandakan waktu sholat subuh telah tiba.tanganku meraba meja disamping tempat tidur dan mematikannya. Aku masih ingat saat malam tadi bercerita dengan bulan dan bintang. Tentang kerinduan ku dengan 2 bidadari ku itu.
Pagi ini aku bersemangat untuk berangkat bekerja.
Setelah sarapan pagi aku langsung tancap gas ke toko. Aku bekerja di sebuah toko fotocopy milik paman ku ,paman dari ibu.
Jam 08:30 pagi matahari mulai terasa panas sampai menembus jaket kulit yang biasa ku pakai. Dengan vespa P 150 X yang kubeli tahun 2018 yang lalu.
Aku tiba pukul 09:00 di toko dan menemui paman ku seperti biasa bersalaman terlebih dahulu. Dan lanjut bekerja.
••••••••
Jam dinding menunjukan pukul 16:30 bersiap2 untuk pulang. Saat itu hari sabtu aku ingat dengan sebuah janji teman ku katanya mau ngajak nongkrong dulu sebuah kafe kota jakarta selatan.
Hanya berseling waktu 5 menit teman ku datang memanggil dari kaca mobilnya.
"Bima jadi kan, yang lain udah duluan"
Lantas aku bingun siapa yang memanggilku
Melihat kaca mobil yang belum terbuka sambil meraba2 ternyata si algef.
"ok gua nitip vespa dulu "
Aku bergegas memasukan vespa ku kedalam toko. Dan langsung menghampiri mobilnya si Algef .
Algef adalah temen sekolah dasar kecil ku dulu karna kami beda sekolah saat memasuki jenjang Sekolah menengah atas.
"ada siapa aja di sana"
tanyaku
"biasa temen kerja sama temen lama" jawab si Algef.
"eh bima gimana kabar bidadari lu"
Algef langsung melontarkan pertanyan tentang bidadari yang sering ku ceritakan padanya.
Aku sontak terdiam dan menjawab
"masih sama seperti dulu,gua masih mencintainya"
"kapan nih lu kasih tau gua namanya"
"ntar gef, pas gua mau merried aja lu juga bakal tau"
Aku sering bercerita tentang bidadari ku padanya
Dia selalu mensupport dengan kata-kata semangat.
Tapi dia hanya mengetahui 1 bidadari yang selalu ku rindu. Karna bidadari yang 1 lagi cuma aku dan bulan bintang yang tau.
Pukul 18:00 WIB kami sampai disebuah kafe kota jakarta selatan sebut saja kafe santuy. Disana sudah ada beberapa orang teman kerja Algef dan temen lama ku juga.
Mereka ada berempat yaitu Anggi dan Angga mereka satu kantor dengan Algef ,siHabib dan Yogi itu teman sekolah ku dulu. Sebelumnya Algef juga pernah mengenalkan ku dengan temen kerjanya.
Angga langsung menyodorkan buku menu kepada ku. Aku melihatnya satu persatu dan akhirnya memutuskan memesan samaan aja seperti mereka.
Sambil menghisap rokok aku melihat di sekeliling kafe itu senja mulai datang .
Dari kafe lantai 2 aku melihat warna langit yang sangat indah waktu itu.
Anggi yang sedang sibuk dengan kamer canon yang dibawanya langsung memotret pemandangan indah itu.
Suara adzan pun terdengar. Memang suara adzan disaat senja itu sangat merdu dan sejuk.
Satu persatu dari pergi untuk sholat. Dia antara teman ku ada juga yang jarang sholat. Maklum lah anak muda yang sibuk kata mereka.
Setelah selesai berbincang2 di kafe saat ini jam menunjuk kan pukul 21:00 dan kami memustuskan untuk kembali ke rumah masing-masing.
••••••