Kejadian serupa yang dialami dengan Pak Damar pun kembali terjadi keesokan harinya. Kali ini menimpa cewek dua lima tahunan yang mayatnya tergeletak di tepi jalan dekat dengan hutan jati.
Aku dan Steve mendengarkan Pak Agha yang sedang mewawancarai seorang cowok usia tiga puluhan yang merupakan pacar dari cewek itu.
Korban bernama Gadis dan pacarnya yang bernama Jaka berhenti di warung kopi untuk menikmati kopi panas sambil beristirahat dari perjalanan jauh. Warung kopi yang sama dengan tempat aku dan Steve serta bapak-bapak kemarin.
Waktu mendengar orang mengobrol tentang bis penjemput kematian, Gadis dan Jaka sangat penasaran sehingga mereka bergabung dengan kelompok kecil itu untuk mendengarkan cerita mereka.
Saking fokusnya sampai Jaka nggak tahu kapan Gadis menghilang dari samping