Sampai di kamar, langsung melempar tas nya begitu saja di kursi. Menarik bajunya untuk segera berganti pakaian.
“Tarik terus sampai kebuka semua.”
Sontak, Serena langsung berteriak kaget. Segera kembali memperbaiki bajunya yang nyaris sudah terbuka setengah badan. Dengan tampang kesal ia menghampiri manusia yang dengan santainya berdiri menatap ke arahnya.
“Kakak ngapain, sih ... masuk kamarku. Nggak ijin, nggak ketuk pintu. Gimana kalau posisinya aku lagi ganti pakaian. Pikiranmu m***m banget, sih, Kak.” Memberengut kesal, sambil menguncir rambut panjangnya dalam satu ikatan.
Bukannya menanggapi ocehannya yang panjang, ini malah senyum nggak jelas.
“Aku lagi ngomel loh, ini. Kenapa malah senyam-senyum gitu?”
“Pikiran kamu itu yang m***m. Kenapa juga malah menuduhku. Jangan lupa, k