Rania mengusap matanya yang lelah, menatap layar laptop dengan tatapan kosong. Sejak tadi malam, dia berusaha menamatkan game RPG favoritnya, Eternal Saga, tapi bos terakhirnya terlalu OP. Dengan tangan gemetar karena kebanyakan kafein, dia akhirnya menyerah dan menutup laptopnya.
"Aku butuh kehidupan," gumamnya, meski dalam hati ia tahu, yang benar adalah: Aku butuh pacar.
Saat itulah notifikasi aneh muncul di ponselnya.
[Selamat! Anda terpilih untuk mencoba aplikasi eksklusif: LoveQuest!]
[Apakah Anda ingin meningkatkan level cinta Anda? (YA/TIDAK)]
"Hah? Apa ini?" Rania mengernyit. Mungkin iklan nyasar? Tapi karena penasaran—dan juga karena jomblo akut—dia menekan YA.
Ponselnya langsung bergetar keras. Layar menyala terang, hampir seperti akan meledak.
[Instalasi LoveQuest selesai!]
[Selamat datang di dunia percintaan yang lebih seru! Mulai perjalanan Anda sekarang?]
Sebelum Rania bisa menekan tombol TIDAK, layar ponselnya berkedip, dan sebuah jendela pop-up muncul di depan matanya—bukan di layar ponsel, tapi di udara, seperti hologram.
[MISI 1: Dapatkan +10 EXP dengan menggoda pria pertama yang Anda temui!]
"Apa-apaan ini?!" Rania mundur panik. Tapi sebelum dia bisa berpikir lebih jauh, suara ketukan terdengar di pintu apartemennya.
Tok. Tok. Tok.
"Rania, lo ada di rumah?"
Itu suara Adrian, tetangganya yang selalu tampil cuek dengan hoodie dan headphone menggantung di lehernya. Laki-laki yang selama ini lebih sering mengomel soal wifi lemot daripada berbasa-basi dengannya.
Rania melirik ke arah pop-up misi yang masih melayang di udara.
[Waktu tersisa: 10 menit.]
"Astaga… ini nyata?!"
Dan sekarang, dia harus menggoda Adrian?!