Seorang gadis desa miskin berjuang hidup untuk sukses. Ia memiliki karir yang begitu banyak mulai dia dari tingkat dasar. Karna IQ nya yang tidak terjangkau mengumpulkan semua piala nya di toko perpustakaan. Hidupnya semakin maju dan sukses dan terus mendapatkan dukungan dari pemerintah hingga ia sarjana. Nama nya pun termasyur di jagad raya. Ia memiliki banyak proyek, bangunan sekolah, mall dan sebagainya. Sehingga Presiden Negara mengundangnya untuk makan malam bersama pemilik saham yang terkenal. Dengan merasa puas ia akhirnya dapat membanggakan ibunya namanya Diana. Ia memiliki 1 adik laki-laki namanya Derri. Ayahnya telah lama pergi ketika Diana berumur 2 tahun. Ibu nya yang baik dan lemah lembut bertemu dengan mantan suaminya ketika mengikuti acara makan anaknya Diana.
mantan suaminya; Sudah lama tidak bertemu, bagaimana kabar anda? ini istri saya dan anak saya. ( sambil menyebutkan nama anak dan istrinya)
ibu Diana; Baik, salam.
mantan suaminya; Apa yang anda lakukan di sini?
ibu Diana; kami sekeluarga diundang oleh bapak presiden untuk makan malam bersama.
Diana pun datang menghampiri ibunya, dan berkata kepada ayahnya; Sudah lama tidak bertemu ayah, bagaimana dengan keadaan keluarga anda yang baru.!? Apakah anda bahagia?
ayahnya; Anda lihat sendiri kami sungguh sangat bahagia.
Diana; Baguslah kalau begitu!
setelah beberapa percakapan Akhirnya bapak presiden mengajak untuk semua makan bersama di meja makan. dalam makan malam itu sungguh bahagia dan tidak kekurangan suatu apapun. dalam perjalanan pulang, Diana pergi ke toilet terlebih dahulu dan bertemu dengan seorang gadis yang adalah anak ayahnya. nama anak ayahnya itu adalah Kerin. kerin pun meminta maaf kepada Diana, karena merebut ayahnya dari dia. tetapi Diana hanya diam saja dan berkusik sebuah kata" Semoga kamu selalu bahagia".
Setelah sampai di rumah ibunya Diana berkata; sudah waktunya kamu untuk menikah anakku!
Diana; ibu, saya mengerti maksud kebaikan ibu, tetapi belum waktunya aku untuk menikah, karena banyak di kalangan para pria yang hanya menginginkan harta Bukan Cinta.
ibu Diana; Baiklah anakku, tetapi jangan terlalu lama agar ibu dapat melihat cucu pertamaku. ( harapan ibunya ) Diana pun berpikir bagaimana cara untuk menemukan seorang pria yang tulus dan hanya mencintai dirinya saja bukan material. setelah beberapa hari ia akhirnya menemukan cara untuk menemukan pria sebagai pendampingnya yaitu mengubah penampilannya. Suatu hari ia mengubah penampilannya menjadi seorang gadis yang sangat sangat jelek. Dengan berambut pendek dan berkulit hitam dan dia pergi ke sebuah Cafe jomblo, pada saat ia minum, ia bertemu seorang pria cukup tampan yang adalah penyanyi di cafe tersebut. Ternyata setiap harinya di Cafe tersebut dipenuhi dengan para Hawa menantikan pria tampan untuk bernyanyi. Dari jarak jauh Diana memperhatikan pria itu bernyanyi sambil minum lemon tea dengan tak berkedip. Pria itu pun melihatnya dan menghampirinya dan berkata;
Pria; hai, saya tidak pernah melihat anda selama ini, Apakah anda pelanggan baru!? Diana; ya, Saya baru datang untuk melihat-lihat.
Pria; Apakah anda sudah menemukannya? Diana; sudah, sudah di depan mata!
Pria; kalau begitu Bolehkah saya bergabung minum dengan anda?
Diana; Kalau Anda memintanya, baik silakan. ( semua para Hawa sangat heran dan tidak menyenangkan karena pria itu menghampiri seorang gadis yang sangat jelek )
Pria; Mengapa anda memperhatikan Saya dari tadi? perkenalkan nama saya Key.
Diana; karena saya tertarik melihat mata anda!( sambil tersenyum). Nama saya Diana.
Pria; Apakah di mata saya ada pelangi yang anda cari? (menggoda)
Diana; tidak juga, Saya hanya memperhatikan perilaku anda Apakah Anda seorang pria yang jujur dan sopan!
Pria; Apakah saya di mata anda seorang kelihatan pria yang jahat? (penasaran) Diana; dari sisi saya, Anda kelihatannya orangnya jujur tetapi Playboy.
Pria; Mengapa Anda berkata demikian? Saya seorang penyanyi bukan berarti saya Seorang playboy Meskipun banyak wanita menyukai saya, tetapi saya tidak tertarik kepada mereka. Karena mereka lihat hanya ketampanan saja, bukan melihat kehidupan saya.
Diana; apa yang terjadi di dalam kehidupanmu?
Pria; mungkin anda tahu setelah anda mengenali saya. pria itu pun dipanggil oleh Bos Cafe,
Diana pun berkata; ini nomor handphone saya jika anda kesepian Anda boleh menghubungi saya. akhirnya Gadis itu pun pulang dalam mengubah penampilnya di dalam mobil. Ketika pulang ia melihat Kerin bersama om-om bermesraan, akhirnya Gadis itu pun turun dan menghampiri Kerin dan bertanya apa yang anda lakukan di sini?
Kerin; bukan urusanmu!
Diana; Baiklah saya akan menghubungi ayah anda agar ia menjemput anda di sini sekarang, ( saat itu Diana menelepon ayahnya dan ingin mengatakan bahwa Kerin bersama dengan om-om). Ketika Diana sedang menelepon, Kerin memukul kepala Diana dan akhirnya pingsan, dan membuangnya ke pinggiran jalan. Diana pun terbangun dan menghentikan mobil yang lewat, akhirnya pria yang bekerja di cafe tersebut menghentikan mobilnya dan membawa Diana pulang untuk diobati. di situ Diana tidak Amnesia dan ia pun meminjam handphone pria itu untuk menghubungi keluarganya supaya ia dijemput ke rumah pria tersebut.
Setelah sampai di rumah Diana masuk ke kamar dan membersihkan diri, di dalam hati Diana akan membalaskan perbuatan kerin terhadapnya.
Seperti biasanya Diana menyelesaikan pekerjaan yang ada di meja kerjanya. Sedangkan adiknya Derri masih dalam perkuliahan. Setiap pagi ibunya akan menyuapi Diana makan karena kesibukannya. Setelah selesai pekerjaannya, Diana pun menjemput mobilnyanya yang telah di deret oleh polisi. Ia pun mengubah kembali penampilannya dan menuju ke Cafe Jomblo. Setelah sampai ia tidak menemukan pria itu dan berkata kepada pemilik Cafe dimana alamatnya, tetapi pemilik Cafe berkata ; maaf nyonya, kami menyembunyikan privasi Key.
Diana; Saya sudah mengetahui kehidupan Key, jika anda tidak beritahu alamatnya, saya akan membocorkan rahasia Key. (mengancam)
pemilik Cafe; Baiklah, karna anda memaksa dengan tidak hormat.
Ketika itu juga Diana langsung menuju ke alamat tersebut dan melihat pria itu bersama adik perempuannya di usir dari rumah itu karena sudah 2 bulan tidak bayar kontrak rumah, meski mobil buruknya menjadi jaminan, tetap saja di usir dengan tidak hormat. Diana pun menghampirinya dan berkata, mari ikut aku. (sambil membawanya ke dalam mobil)
Dalam perjalanan Diana berkata; tinggallah di rumah saya, karena rumah saya sepi.
Key; saya tidak mau merepotkan anda (dengan nada kaku)
Diana; kalian tidak merepotkan, bahkan menambah keramaian
Key; Baiklah, tetapi saya akan membayar apa yang saya sentuh.
Diana; okay. (apakah termasuk saya, sambil tersenyum di dalam hati)
Setelah sampai, Key dan adiknya terkejut melihat istana yang begitu mewah.
Key ; Apakah ini rumah anda?
Diana; ya, ini semua hasil kerja keras saya, bagaimana? apakah anda mau bergabung berbisnis dengan saya? tetapi saya tidak memaksa.
Key; saya kurang paham tentang bisnis, saya hanya mengetahui tentang memasak, mencuci dan bersih-bersih.
Diana; Tidak masalah ( sambil tersentuh terharu)
Ketika memasuki rumah, penjaga memberikan surat undangan dari saudara tirinya. Ia teringat akan kejadian yang dialaminya. Dalam hati berkata; saatnya kan tiba!
Diana; Pak, tolong atur tempat istirahat mereka, agar saya mempersiapkan diri.
penjaga: baik Diana
Key: mengapa anda dapat memanggil dengan sebuah nama? apakah dia tidak marah!
penjaga: Diana sangat baik sekali, bahkan kami dilarang memanggilnya dengan sebutan nona.
Key: ternyata Diana baik banget ya!
penjaga; bukan baik saja, tetapi dewi yang turun dari Surga untuk menolong orang yang susah seperti kami.
Key; Mengapa bapak bilang begitu?
penjaga; saya seorang petugas kebersihan, tetapi gaji saya lebih cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup keluargaku. bahkan untuk uang sekolah anak. Ketika itu saya tahu ada sekolah gratis, sayapun memindahkan anak saya, tetapi sudah penuh.
Key; setelah itu? (dengan penuh penasaran)
penjaga; setelah itu, kami bertemu dengan Diana di depan sekolah.
Diana; bagaimana anak Bapak, sudah anda daftarkan?
penjaga; sudah penuh pendaftaran nona. Maka Diana pun mendatangi sekolah dengan Bapak tadi.
Diana; Buk Ririn, apakah pendaftaran sudah penuh?
Buk Ririn; Sudah Diana. apakah ada yang harus dapat saya lakukan?
Diana; tolong buk, daftarkan anak ini.
Buk Ririn; tapi sudah penuh!
Diana; berapa jumlah murid per kelas?
Key; Bapak sudah berapa tahun bekerja di sini
penjaga; saya sudah 2 bekerja disini
Key;