"Kak, Kakak belum tidur?" Gue menatap Kak Ken yang sekarang masih duduk disalah satu sisi ranjangnya, bukannya apa, gue nanya karena udah merhatiin gerak gerik Kak Ken dari tadi, Kak Ken keliatan banyak pikiran, tebakan gue, Kak Ken pasti masih mikirin Mama.
"Belum, kamu kalau udah ngantuk duluan aja, nanti Kakak nyusul." Balas Kak Ken nyuruh gue tidur duluan, kalau Kak Ken aja keliatan banyak beban begitu, gimana bisa gue tidur duluan? Gue nggak setega itu.
"Kakak mikirin Mama ya? Kalau memang Kakak nggak mau Mama kecewa, yaudah temuin aja, aku juga nggak mau Kakak sakit karena kepikiran." Lanjut gue yang membuat Kak Ken langsung berbalik arah menatap gue kaget.
Gue udah mikirin ini dari tadi juga, kalau Kak Ken terus kepikiran, nggak tahu harus berpihak sama siapa, gue jadinya juga ng