"Jadi sekarang kamu lebih memilih untuk mementingkan istri kamu dibandingkan Mama kamu sendiri? Apa itu maksud kamu? Ken! Kamu jangan mau dibodoh-bodohi sama istri kamu yang belum kamu kenal dengan baik, sebelumnya kamu sama Mama baik-baik aja tapi kenapa setelah kamu menikah sama perempuan ini, kita berdua malah berdebat terus? Kamu selalu saja membantah ucapan Mama, kamu nggak peduli lagi dengan perasaan Mama, kamu terus mengecewakan Mama, apa ini sikap hormat yang selalu kamu omongin sama Mama? Kamu berubah Ken, kamu udah bukan anak Mama yang Mama kenal, ini semua pasti karena perempuan ini, dia yang membuat kamu berubah dan suka membantah semua ucapan Mama." Ucap Mama jelas nggak setuju dengan sikap gue sama Kak Ken yang mau izin pulang ke rumah Ayah sama Bunda sekarang, denger ucapan