86
LILITH MASIH ingat konversasi dia bersama Talon Hawkwolf beberapa waktu yang lalu. Tidak, rasanya baru beberapa menit yang lalu dia selesai berbicara dengan pria yang tinggi dan masif itu. Lilith menghela napas panjang.
Dia masih ingat saat mendadak, Talon pecah dan berkata lantang. Suaraya menggema, walau mereka berada di luar rumah. Halaman belakang itu kosong, kecuali dua insan yang punya kaum berbeda itu. Si penyihir dan si manusia serigala. Lilith merasa seperti semua surai yang ada di tubuhnya naik begitu mendengar pernyataan dari Talon.
Apa yang dia katakan tadi? Karena kau berkata pasangan jiwa adalah hal yang tidak berguna.
Seperti itu kira – kira. Lilith hanya bisa berdiri mematung dan tak tahu harus berkata apa sebab sungguh, apa yang harus dia katakan tentang hal itu?