89
TALON TIDAK MUNGKIN membiarkan konversasi ini berakhir begitu saja. Memangnya dia akan melakukan ini lagi? Tidak. This has to end right here, right now. Talon bergerak cepat, memanfaatkan kecepatan super yang dia punya.
Sebelum Lilith bisa masuk dari pintu geser yang dia buka, Talon sudah lebih dulu menahan bahu gadis itu dan memutarnya. Lilith terkesiap saat punggungnya menabrak kaca tebal itu lagi, dan memejamkan dua matanya saat Talon menggeser pintu itu hingga tertutup.
Bunyi bantingan itu menggema, menjadi saksi kalau Talon tdiak sedang main – main. Pria itu mengatupkan rahangnya menatap Lilith yang masih memejamkan mata di depannya.
“Buka matamu, Li,” Talon berbisik rendah. “Kau dan semua orang tahu aku tdiak akan pernah sengaja melukaimu.”
Lilith Softspell membuka matanya