Kedua remaja itu berjalan keluar dari hutan, menghampiri motor Darrel. Suasana berubah canggung setelah pelukan yang terjadi selama beberapa saat, mungkin karena mereka yang sudah lama tidak dalam situasi sehangat itu setelah Darrel terang-terangan selingkuh beberapa waktu yang lalu.
“Kak Iko ke mana?” tanya Nana saat tidak melihat siapapun selain motor Darrel di sana.
Darrel menoleh saat mendengar nama sahabatnya disebut, membuatnya kembali mengingat jika ia memang sudah benar-benar kehilangan Nana-nya.
“Sorry,” Nana menolehkan kepalanya, “Sorry udah ganggu waktu lo sama Iko,” lanjut Darrel.
Nana mengernyitkan keningnya, tidak mengerti kenapa cowok itu meminta maaf kepadanya. Namun ia tidak ingin bertanya lebih lanjut. Ia harus ingat jika cowok itu akan bertunangan dengan mantan sahab