Untuk pertama kalinya seorang Aqilla Nadine Chalondra membenci hari Minggu. Hari yang seharusnya merupakan hari yang paling ditunggu-tunggu seorang siswi seperti dirinya. Biasanya di minggu pagi seperti ini seharusnya ia sudah sibuk bersih-bersih rumah, lalu setelahnya menonton drama atau membaca novel hingga hari berganti. Namun sekarang tidak, rasanya kakinya benar-benar malas untuk digerakkan, bahan hanya untuk sekadar keluar dari kamar. Tahulah alasannya,
Ketukan di pintu membuat Nana yang tengah merebahkan tubuhnya malas di atas tempat tidur membuka matanya yang memang sengaja ia tutup, agar kembali tertidur. Namun sayangnya Nana tidak sejahat itu untuk membiarkan seseorang menunggu hanya karena dirinya yang sedang tidak dalam mood baik seperti sekarang ini. Dengan sangat malas gad