Seluruh Kota Beden diguyur hujan deras. Begitu pula Abodie In Hell. Hujan itu yang membantu memadamkan api yang sedang malahap beberapa bangunan di sana.
Para sipir bernapas lega karena akhirnya api padam. Mereka semua berbagi tugas menjaga Abodie In Hell supaya tidak ada narapidana yang kabur. Sementara di gereja, belum ada yang sadar kalau Mavra tidak ada di antara mereka.
Pustin melihat ke sekitar, dia berjalan ke arah halaman samping tempat pembuangan sampah. Di tengah-tengah jalan, Pustin dikagetkan oleh lampu yang kembali menyala.
Pustin bergegas dan bersiap untuk melompati tembok pembatas lalu kabur dari Abodie In Hell. Sayangnya, Finn sudah lebih dulu memukul punggung Pustin hingga lelaki itu terjatuh.
"Pengkhianat, kau!" sentak Finn.
Pustin melihat di sana sudah ada Vito, Jen