Awal pertama musim panas . Eksekutif lainnya sudah sampai di kantor.Seoseorang wanita datang terlambat memasuki kantor.
"Soal apa aku terlambat lagi hari ini?!" Han Keke menghela nafas setelah berlari-lari memasuki kantor.
Seketika ruangan manajer umum sunyi, Tidak ada suara satu pun.
Dan hari itu mengingatkan tentang hari pergantian Boss di perusahaan.Han Keke merasakan firasat yang luar biasa, auranya menakutkan.
Selangkah demi selangkah berjalan mundur perlahan.
"Kalian semua tidak berguna....kalian semua dipecat!!!!"suara teriakan manajer umum bergaung hingga keluar.
Tanpa pikir panjang Han keke harus kabur sebelum mendapatkan masalah.Dia berbalik dan menabrak seseorang.
"Han Keke"nama Keke disebutkan. Keke melihat kearah seseorang yang menyapanya barusan.
Terlihat wajah dingin,tampan,dan arogan.Membuat keke terbelalak.
"Xin yeru!!!!(sialan kenapa bertemu orang ini disini jangan jangan dia boss barunya)"kata Han keke sambil menghelus dadanya.
"Keke mau kabur yha~(lama tidak bertemu)"kata Xin yeru.
Sungguh hari soal jika bertemu dengan Xin yeru.Walau masa lalu Keke dengan Xin yeru berjalan dengan baik ,tapi tidak dengan keluarganya.Han Keke sudah berpisah selama 13 tahun lama nya .Walau pada akhirnya mereka saling asing.
"Han Keke lama tidak berjumpa"kata Xin yeru hingga memojokkan Han Keke ke tembok
"Tuan muda Xin kamu jangan berharap menang dariku!!!aku belum sepenuhnya kalah!!"ucap Keke menegaskan.
"Sudah di ujung titik kemampuan mu,,,,kamu masih tidak mau menyerah??"balas yeru.
"(Huhhh...dasar berandalan!!!awas ya kamu)"batin Keke bergejolak.
"Adikku tercinta kamu bukan lawan dari kakak mu ini ...Xin yeru"lanjut ucap Xin yeru dengan wajah menyeringai.
"b******k!!!!"Han Keke melempar perkataannya dan sambil menendang Xin yeru.
Bugghhh..aughh
"(Sialan!!!!)"
Walau hubungan ketika dulu adik dan kakak .Tapi tetap saja adik kakak angkat.Dengan berjalan nya waktu dengan memutuskan hubungan yang sebagaimana adik dan kakak angkat .Dan seterusnya tidak memiliki hubungan apapun lagi.
"Aih tuan Xin begitu lemah ...aku saat ini menang"kata Han Keke mengejek sambil menari dihadapan Xin yeru.
"Jangan macam macam dengan Han Keke"lanjutnya sambil melotot.
Xin yeru menarik Han Keke hingga terjatuh kedalam pelukannya.
"Jika kalah jangan nangis~"kata kata ampuh Xin yeru menggoda Keke.
Tatapan matanya seolah olah lemah.
"(Aih....apa ini dibawahku seperti ada sesuatu yang menegang....soal aku harus akhiri)"batin Keke hingga membuat wajahnya merona.
"Omong kosong!!!"Keke pun menghentikan tatapan itu dan mendorong wajah Xin yeru.
"Aku Han Keke tidak akan mungkin menyerah pada sampah!!!!"lanjut nya sambil berlari meninggalkan kantor.
Senyum diwajah Xin yeru menyeringai.
"(Keke aku yakin kamu tidak akan bisa kabur....takdirmu hanya untukku)"batin Xin yeru.
Dasar orang gila ....apa dia pikir aku bakal kalah begitu saja apa dia tidak berkaca dahulu"gumam Keke sambil menaiki anak tangga.
Dan duduk terdiam di atas ranjang.
"Awas saja....aku akan membalas perbuatannya suatu saat nanti"gumamnya tak berhenti.
Dia pun berbaring dan tidur.Aroma harum menyebar diruangan Keke."(ah perasaan ku saja)"batin Keke .Tapi kenapa harum sekali.....
Tanpa sengaja tangan Keke menyentuh sesuatu."(tunggu rambutku bukannya masih agak terlalu basah)"batin nya sampai terkejut dan bangun.
Terdengar bunyi barang jatuh dari lemari rak buku."(hampir saja apa bakal ketahuan...kenapa bisa ketiduran ...untung saja aku cepat pergi)"batin Xin yeru .
Esoknya...
"Hahahaha....kamu harus jatuh sejatuh jatuhnya.....ini baru permulaan....ini tidak sebanding dengan harga diriku di keluarga Xin"gumam Keke.
Krieettt....
Pintu kantor terbuka.Keke pun memasuki kantor .Telinga mendengar kan semua pegawai membicarakan dia.Hati Keke merasa sesuatu akan terjadi saat ini tapi kenapa harus membawa dirinya?agh sudahlah!!".
Suara pegawai pegawai kantor selalu membicarakan permasalahan Keke .Keke semakin penasaran apa yang mereka bicarakan .Dia pun berhenti ."hei kamu tau tidak tuan Xin....boss kita ....dia menyukai rekan kita Han Keke kau tau kan anak desainer yang baru saja magang....dengar dengar nih katanya kalau kita sampai menyinggung nya ....pasti akan dicekek mati oleh tuan muda ..."obrolan hangat dari para pegawai yang asyik mengobrol.
"Wah beruntung sekali yha...tapi mereka memang cocok tuan muda dengan gadis imut...."pembicaraan mereka berhenti setelah melihat Han Keke berdiri tegap disamping mereka.
"Ayo pergi"lanjut salah satu pegawai.
Wajah Keke dipenuhi rasa malu dan suram."(Xin yeru b******k kamu!!!!)"wajahnya dipenuhi rasa amarah.
Buggg...
Suara dobrakan pintu terdengar.
"XIN YERU!!!!"suara teriakkan Keke menyebut nama Xin yeru.
"Hei adikku ini kangen yha sama kakak"senyum manis Xin yeru mendarat .
"Apa maksudmu!!!!!"ucap Keke menggagap.
"Apa?"Xin yeru pura pura tidak mengetahui apa yang sedang terjadi.
"Kau!!!!apa yang kau bicarakan pada mereka!!!harus kamu ingat ya!!!aku bukan kekasih mu tapi aku ini adikmu!!!kamu masih belum mengertikah?!!!"ucap Keke sambil meledak ledak dengan amarah.
"Ohh...itu....sejak kapan kamu mau mengakui aku sebagai kakakmu?"tanya Xin yeru sambil senyum menyeringai.
"(Dasar b******n)".batin Keke .
Keke mulai jalan mundur dengan perlahan.
"Kau mau apa!!!"tanya Keke sambil terus berjalan mundur.
"Aku mau apa??"Xin yeru menghampiri Keke dengan tatap yang mendalam.
"(Sial aku terpojok )"batin Keke .
Tanpa sadar Keke digendong oleh Xin yeru.
"Ahh!!!Xin yeru turun Kan aku!!!"ucapnya Keke memberontak.
"Shtt diam"ucap Xin yeru membisikkan telinga Keke.
"Turun kan aku!!! Sekarang!!!" Teriak Keke .
"Kamu mau bawa aku kemana sih!!!cepat turunkan aku !!!kamu tuli yha?!!!"ucap Keke .
"Aku mau bawa kamu ke KUA trus kita menikah"balas Xin yeru.
"Ahhh!!dasar gila!!!"
Plakkk...
Tamparan keras mendarat di pipi Xin yeru.
"Keterlaluan....kamu bahkan ingin menikahi adikmu sendiri ....dasar kamu b***t!!!b******n berandal...aku benci kamu!!!"Keke menangis meninggalkan ruangan Xin yeru.
"(Apa aku keterlaluan?)"batin Xin yeru sambil mengusap keningnya dengan tangan.
_____________________________
"(aku bahkan bisa iri pada manusia seperti dia...kenapa harus aku yang tidak merasakan kebahagiaan ...apa hanya aku yang tidak memiliki keluarga utuh....dasar keluarga b******k)"batin Keke sambil menahan air matanya.
13 TAHUN LALU....
Suara jeritan terdengar dari sebuah ruangan kecil(gudang).
"Keke kamu lihat apa?"tanya seorang anak laki-laki (Xin yeru)
"Aku ...lihat ayah tadi ke gudang ...dia menarik ibu...kamu tunggu saja disini."ucap Keke
Keke menghampiri gudang dan menguping pembicaraan mereka berdua.
"Dasar sialan!!!!kamu masih saja mengurus anak pungut itu.....apa gunanya dia disini .....aku tidak mau menerima resiko jelek atas nama keluarga besar Xin !!!"ucap ayah.
"Aku??kamu seharusnya sadar....dia sudah banyak membantu keluarga Xin !!!!dia tidak nakal juga!!!!"ucap ibu.
"Hehhh...ini hanya pemikiran Mu.... Apa kamu pikir aku serendah itu ?!""lihat ini semua ....kamu hanya wanita rendahan...lihat bagaimana kamu bertingkah seperti jalang....saat dibelakang ku saja kamu masih berani selingkuh..."lanjut ayah.
Ibu pun terdiam tanpa mengatakan sepatah katapun.Ibu menerima semua hinaan yang ayah berikan.cambukan 50 kali dibadan ibu harus diterima.keke melihat semua itu dengan tatapan kosong semua pandangan nya mulai merabun dengan dipenuhi air mata .
"(Ibu....ayah....siapakah anak itu sehingga kalian bertengkar seperti ini....diantara aku dan kak Xin kah?)"batin Keke sambil menangis.
"Keke kamu baik baik saja bukan?"tanya Xin yeru.
"Ayo main....tidak baik mendengarkan pembicaraan orang tua"Keke memotong pertanyaan Xin yeru.
"Keke kamu bilang sama Kakak ...kamu dengar apa?"Xin yeru terus bertanya.
"Aku tidak mendengar apapun...mereka tidak membicarakan apapun hanya masalah sepele"(iyakah??hanya masalah sepele)batinnya terus membuat nya menyesak.
"Keke kamu bohong padaku ....kamu lihat Kakak ....kamu menangis lho~ masa Kakak akan diam saja tidak lucu kan"kata Xin yeru.
"Apaan sih "ucap Keke sambil tertawa.
Kembali kemasa kini.....
"(Kakak aku iri padamu...bodohnya aku .....setelah mengetahui aku bukan adikmu...sungguh hal yang tak ingin aku pikirkan kembali)"batin Keke sambil mengusap air mata nya.
****************