Seketika tubuh Bryan terlihat kejang-kejang setelah ia memasukkan zat bio genetik itu ke dalam tubuhnya.
Nampak setiap urat-urat Bryan di kedua lengan, leher hingga sampai kedua bola matanya menatap kearah langit-langit.
Tidak ada yang bisa Indra lakukan selain ia hanya menyaksikan sendiri dengan apa yang sudah terjadi pada teman lamanya itu.
"Kau benar-benar gila, Bryan!!" teriak Indra.
Mendengar perkataan Indra, tiba-tiba saja Bryan kembali tersadar dan ia memiringkan kepalanya kekanan dan kekiri sampai berbunyi.
Memejamkan matanya sejenak untuk menstabilkan apa yang Bryan rasakan setelah dirinya dengan sengaja memasukan zat bio genetik ke dalam tubuhnya sendiri.
Bryan merentangkan kedua tangannya hingga urat-urat di kedua lengannya kembali terlihat. Kemudian pria itu membuka ked