Di saat semua anggota Suku Pedalaman sudah bersiap dalam posisi bertarung, ternyata yang mendekat dengan kecepat tinggi itu bukanlah iblis yang hendak menyerang, tetapi Hoya dan Hoyi yang sedang berusaha melarikan diri dari kejaran tangan kanan Jendral Murdock, Nigh.
Tahoi yang mengetahui hal itu tetap memerintahkan agar anggotanya tak lengah.
“Tobi! Buat jalan keluar sekarang!” perintah Tahoi.
Tanpa menunggu lama, Tobi dan empat anggotanya lekas berlutut di tanah dan berusaha menekan permukaan tanah itu sekuat tenaga. Beberapadetik kemudian, getaran dari bawah tanah dapat dirasakan oleh kaki mereka yan telanjang.
Brak!
Brak!
Berulang kali suara itu terdengar, setelahnya Tobi berteriak agar mereka segera masuk ke dalam terowongan yang baru saja muncul di bawah kakinya.
Tahoi memerin