Suasana berkabung masih mengitari hampir semua orang di kerajaan, terutama perempuan dan anak-anak yang sering berinteraksi dengan Maya. Valrey dan Timnya, Demon Hunter sudah kembali ke Banjarian sejak dua hari lalu. Lugos masih memilih diam dan berdiam di sisi timur kerajaan, bergabung dengan semua petugas medis yang memang bermarkas di sana.
“Bagaimana rencana selanjutnya?” Valrey bertanya pada Raph, mereka berdua sedang berdiir di depan gerbang kerajaan, menatap monumen peringatan yang segaja dibangun untuk mengenang orang-orang yang telah tewas selama peperanagan manusia dengan klan iblis terjadi.
Raph menarik napas, lalu kembali membuangnya perlahan. Kabar tentang kematian Hoya dan Hoyi sampai sekarang masih belum sampai ke telinganya. Sedikit membuat Raph was-was, merasa seperti bu