Aksara memuat novel & drama bertema dewasa (romansa, kekerasan). Dengan lanjut, kamu menyatakan berusia 17 tahun atau lebih.

oleh Suci Larasati
“Menangislah sepuasnya hari ini! Tapi kamu harus janji menjadi anak yang kuat. Seperti kata ayah. Jiao harus jadi anak kuat dan pintar.”“Kenapa ayah mati?” kepala Jiao mendongak menatap wajah Suri.Butiran lembut dari kedua kelopak mata Suri jatuh membasahi pipi Jiao. “Karena Tuhan Yesus menginginkan ayah.”“Tuhan jahat Ma, dia mengambil ayahku,” rengek Jiao.“Bukan tuhan yang jahat, namun kita yang belum iklas.”Kematian Liem membuat Jiao bertanya-tanya sebenarnya apa yang terjadi. Mengapa ayah yang mati tanpa penjelasanya yang ia bisa terima. Mengapa ayahnya bisa mati dibawa rentuhan puing-puing rumah yang hangus terbakar? Dia sudah mencoba bertanya pada Suri akan tetapi hal itu justru membuat Suri menangis sambil memeluknya.ic_default
Karena kamu suka Balas Dendam, mungkin kamu suka ini juga:
Raintree lee
Balas Dendam · CEO & Bos