Nara sama sekali gak mengira kalau dia akan bertemu dengan Jalwa di Nirwana. Keduanya sama-sama terdiam di tempat dengan pandangan penuh tanya dalam beberapa detik. Sadar kalau dua-duanya saling tatap dalam kurun waktu nyaris menyentuh 10 detik, Nara inisiatif tersenyum untuk mencairkan suasana. Laki-laki mengambil keranjang belanja sebelum berjalan mendekat.
"Hai."
"Hai."
"Lo pulang?"
"Iya."
"Kabar lo baik?"
"Baik. Lo sendiri?"
"Kayak yang lo liat."
Keduanya saling tersenyum canggung.
"Kuliah lo lancar?" Tanya Nara lagi tidak lama kemudian.
Jalwa mengangguk. "hectic kayak biasa dan totally normal. Lo sendiri?"
"Gue berhasil lulu dan sekarang lagi magang."
"Berhasil lulus. Pemilihan kata yang lucu. Lo magang dimana?"
"Di Indurasmi Protect."
"Hm, desain grafis."
"Video sinem