Ruang rapat di sebuah hotel ternama di kota Springville telah ramai. Sebagian besar dari mereka adalah wartawan baik lokal maupun nasional juga beberapa datang dari negara tetangga bahkan yang jauh sekalipun termasuk Argatan. Suara mereka berdengung bagai lebah yang memenuhi ruangan. Hanya pria berbadan kekar dan tinggi dengan perangkat gadget yang dipasang di telinganya yang diam dan fokus mengamati sekeliling ruangan. Jumlah mereka banyak sekali mulai dari halaman parkir, lobby hotel , koridor, elevator dan di dalam ruang pertemuan ini. Kehadiran mereka terlalu mendominasi.
Pintu samping ruangan bagian depan terbuka dua orang pria masuk membuat fokus mata sebagian besar orang tertuju ke sana. Tampaknya dua pria tersebut adalah pemandu acara. Mereka mulai menyapa wartawan, mulai memberi