Abisatya langsung mendorong Sayda masuk ke dalam kamar dan membuat badan gadis itu sedikit terhuyung. Abi terus mendorongnya mendekati ranjang lalu secepat kilat membalikkan badan Sayda untuk menghadapnya.
" Coba ulangi lagi yang tadi kamu katakan Dida." Bisik Abi di dekat telinganya. Gadis itu bergeming, apalagi ketika Abi sengaja mulai menghembuskan nafasnya di sekitar leher Sayda. Bulu kuduknya meremang. "Abi... kita harus bergegas." Abi mengabaikannya.
" Ulangi lagi apa yang kamu katakan tadi sayang." Sayda mengernyit bingung.
" Apaan sih Bi?"
" Kalau kamu nggak mau katakan, aku akan menghukummu." Abi sudah mulai menyasar lehernya. Sayda sedikit mendesah.
" Ya Tuhan.... kalian bukannya cepat ganti baju dan bergegas pergi dari sini." Suara keras pria manyapa pendengaran Sayda mem