Pruistin baru saja akan menemui Ben Kobayashi dan Ludwig dan melintasi ruang keluargayang masih sepi. Mereka menuju ruang terbuka di bagian selatan kastil. Tapi pada halaman belakang mereka terpana. Sayda tengah berada di halaman tengah bersama seorang gadis dan tengah memegang panah.
“ Itu Dida?” Tanya El. Pruistin menghentikan langkahnya dan mendekatkan badannya ke arah jendela di sebelah kekasihnya. Pruistin memicingkan matanya.
“Sepertinya sih iya. Jawab gadis itu setelah beberapa lama.”
“ Sama siapa dia?” Tanya El kembali.
“ Itu bukan gadis yang kalian selamatkan kemarin ya. Siapa namanya? Camelia?”
“ Camidia.” Ben yang berada di belakang El dan Pru, membuat keduanya membalikkan badan.
“ Camidia adalah putri dari Ariel, sahabat Ivo mulai kecil. Sepertinya mereka menemukan kec