"Apa maksudmu, Charlotte?" tanya Putri Alice sambil mengernyitkan dahinya.
"Apakah Glazio memaksamu untuk menikahinya?"
"Mengapa kamu berpikir seperti itu? Tidak ada yang memaksaku, Charlotte. Aku menerima pernikahan ini karena aku juga menginkannya."
"Errr… karena sepertinya umur kita terlalu muda untuk menikah." Putri Charlotte mengatupkan bibirnya untuk menahan pikirannya yang mulai bercabang. Ia ingin sekali mengucapkan selamat ulang tahun kepada kakaknya saat membahas perihal umur. Tapi ia sudah diperingatkan untuk tidak membahasnya sebelum memastikan tujuan awal bertemu dengan Putri Alice. "Lagipula Glazio berumur jauh lebih tua darimu. Bukankah bisa saja ia mempengaruhimu selama ini?"
Putri Alice tertawa kecil. Tawa dari Putri Alice adalah sebuah pemandangan yang tidak pernah di