Bel pulang berbunyi, menandakan kegiatan belajar mengajar telah usai. Semua siswa berhamburan keluar kelas, sebagian pula masih ada yang di dalam kelas untuk sekedar membereskan barang-barangnya ataupun berbincang dengan teman sebaya.
Randy memasukkan buku-bukunya ke dalam tas, sebelum akhirnya dicangklekan ke bahu dan berlalu keluar.
Namun sebelum dia berhasil menggapai pintu keluar, gerombolan anak menghadang jalannya.
"Mau pulang ya anak ayah?" tanya salah seorang dari kelima orang yang berdiri di depan Randy, bernama Fernan.
Randy hanya bisa menghela napas sembari berpaling ke arah lain, tangannya bergerak membenarkan tali tas yang hampir merosot dari bahunya.
Dasar penganggu, rutuknya dalam hati.
"Mau ikut bermain ke games center bersama kami?" tanya salah seorang lain yang berd