Sebuah urusan pekerjaan mengharuskan Dimas untuk segera pergi keluar kota beberapa waktu. Sementara dengan berat hati, dirinya harus tetap meninggalkan Hanum yang kini tengah mengandung si jabang bayi.
“Hanum, ini Rendi yang akan menjaga rumah ini selama aku pergi.”
Dimas memperkenalkan laki-laki bertubuh kekar itu sebagai pertugas keamaan kepada Hanum. Hanya senyum sebagai balasan dari apa yang dikatakan suaminya. Meskipun dari lubuk hati yang dalam, Hanum pun begitu berat untuk melepaskan suaminya pergi dinas itu.
“Dan jangan lupa, selama aku pergi, lebih baik apa pun yang kamu butuhkan mintalah pada Rendi atau Lastri. Jangan keluar rumah, aku tidak ingin terjadi apa-apa pada kamu dan juga bayi kita.”
Dimas seolah memberikan ultimatum keras kepada Hanum. Dan hal itu sama sekali tak m