Kedua polisi itu berusaha untuk menenangkan suasana. Keributan di rumah sakit akan mengganggu banyak pasien. Teguh yang begitu sulit untuk membawa dirinya sendiri. Kenyataan yang terjadi telah menyudutkan Sekar, menerima takdir yang begitu sangat menyulitkan.
Bagaimana tidak, Teguh seolah tak bisa membayangkan jika apa yang terjadi pada wanita yang dicintainya itu, tak mudah untuk dilalui siapa pun. Bahkan Teguh meminta polisi untuk menghukum laki-laki yang berada di depannya itu, si penabrak yang membuat Sekar harus kehilangan dua matanya.
Polisi meminta kerja sama yang baik dengan pihak keluarga Sekar, agar proses hukum bisa berjalan. Semua butuh penyelidikan, tidak bisa langsung menerima sebuah keputusan tanpa adanya gelar perkara.
Laki-laki yang hanya bisa diam tanpa membantah. Dia