“Anak bapak harus kami tangani dengan serius, jantungnya bocor, karena bayi yang lahir prematur organnya belum sempurna.”
“Tapi bayi kami pasti bisa hidup dan sembuh kan, dok?”
“Bapak bantu doa dan kami akan berusaha sekuat tenaga.”
Dokter meninggalkan Dimas. Laki-laki itu dalam ksedihan yang membara. Hanya saja dia harus tetap bahagia dengan operasi yang sudah berjalan dengan lancar itu. Dimas masih setia menunggu, sampai dia bisa melihat kondisi bayinya.
***
“Mas, mana Raja?”
“Raja sama Ami di rumah, Raja baik-baik saja, Sekar.”
Sekar yang sudah bisa lumayan tenang, meskpiun hatinya masih sangat rapuh untuk menerima kenyataan yang begitu mencekiknya. Kedua matanya sudah tak bisa berfungsi lagi. Sekar harus bisa beradaptasi dengan kegelapan.
Dia menangis , isakan itu menandakan ba