*Optional Reading
-
Seperginya kedua insan itu dari dalam rumah kayu Tetua Behl dan mereka telah menapak di teras depan, undakan selebar tiga jengkal itu membuat Reeval turun lebih dulu. Arcaviel mengekor satu undakan lebih tinggi sambil menepuk-nepuk mercu kepala sang kekasih. Reeval tidak tahu isi benaknya, pun Putri Aeradale sendiri seolah-olah banyak sekali pikiran hingga semua yang terlintas di benaknya hanya sebatas abu-abu.
Bertepatan kaki Reeval menjejak tanah, dengan cepat ia berbalik dan menangkap lembut tangan mungil yang menggantung beberapa senti di atas kepalanya. Itu cukup berhasil membuat Arcaviel terkesiap dan tersadar atas sikapnya sejak satu menit lalu. Ia memang memiliki kebiasaan unik jika sedang melamun dan memikirkan hal lain yang mengganggu benaknya. Dan Arcaviel