Hanya berjarak beberapa ratus meter tepat di depan Leoxard adalah perbatasan antara daerah netral tempat kaki kudanya berpijak saat ini dengan Luxorth. Tampak di pelupuk matanya serta para prajuritnya merupakan bangunan berupa benteng perbatasan. Tak terlihat satu penjaga pun di atas benteng itu. Hal ini menyulitkan baginya untuk mengetahui apakah kota dibalik benteng itu berada dalam kuasa prajurit khususnya, atau di tangan Jovach musuhnya.
“Seharusnya kota ini berada di bawah kendali Tuan Koirha.” kata Barra yang berada di samping Leoxard.
“Tyrisa?” Panggil Leoxard pada gadis yang saat ini sedang menunggani kuda berwarna cokelat dengan surai yang panjang. Mendapatkan panggilan itu, Tyrisa segera mendekat ke tempat Leoxard berada.
“Ya. Yang Mulia?”
“Kau pasti lebih mengenal tempat in