Sambil melahap tubuh Lithar, Darlz Twins itu berbicara dengan suara khas anak-anak yang terkesan nakal. Sementara salah satu tangannya yang berbentuk mulut monster keduanya melahap bagian tubuh Lithar, mereka berdua menginjak-injak dengan kuat bagian tubuh Lithar yang lainnya.
“Hmm? Setelah dia banyak membual, tapi begini saja dia kalah,” ujar Darlz Twins yang berwujud anak laki-laki. Anak perempuan di depannya tertawa riang meskipun dirinya sedang melakukan tindakan yang kejam.
“Dia bahkan telah menirukan kita, Gemi!” katanya tanpa merubah ekspresi wajahnya sedikitpun.
Keceriaan di wajah keduanya sangat bertolak belakang dengan perbuatan mereka, tanpa ampun mereka melahap tubuh Lithar yang sekarat dan terlihat ingin mengatakan sesuatu, salah satu tangannya terangkat ke depan se