Lunar kembali ke apartemennya setelah lebih dari satu hari mengalami kejadian paling bersejarah dalam hidupnya. Lunar tertidur di kamarnya dan mimpi membawa Lunar ke kedalaman masa lalunya yang terasa mulai jelas.
Dia melihat dirinya duduk di atas batu besar yang berada lebih tinggi dari pepohonan di sekitarnya. Batu itu terselip di celah pohon besar yang menganga. Mae ada bersamanya, menikmati indahnya pemandangan pagi hari di Planet Orla. Di hadapan mereka hutan hijau yang tampak tenang, sedangkan di kejauhan terlihat hutan yang tertutupi salju, begitu sunyi.
Lunar dapat merasakan hembusan angin menerpa wajah dan membelai rambutnya yang berwarna biru tua. Sedangkan langit di atas mereka terlihat begitu cerah, Cahaya menyusup dari balik daun-daun yang rimbun, membentuk sinar kecil yang